Ironisnya, berita mengenai jaringan jahat eksploitasi anak serta anggota individu terus terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kasus ini menunjukkan pelanggaran berat hak asasi manusia yang tak dapat ditoleransi. Modus yang diterapkan para pelaku seringkali mengerikan, memanfaatkan kesulitan